logo Kompas.id
EkonomiDampak Resesi Singapura...
Iklan

Dampak Resesi Singapura Dikhawatirkan Merembet ke Batam

Ekonomi Batam, terutama terkait pariwisata, akan lebih lama bangkit karena negara lain belum yakin dengan penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah.

Oleh
PANDU WIYOGA
· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/LNRsPlauX9LQFSCacbrIoOiKEs4=/1024x736/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F03%2F55be7342-fab8-4dc5-8996-10d6c4816f3e_jpg.jpg
KOMPAS/PANDU WIYOGA

Ilustrasi. Sejumlah wisatawan berfoto di Merlion Park, Singapura, Minggu (29/9/2019).

BATAM, KOMPAS — Ekonomi Singapura menyusut 41,2 persen secara triwulanan dan minus 12,6 persen secara tahunan pada triwulan II-2020. Dampak resesi itu diprediksi akan merambat ke Batam, Kepulauan Riau, karena Singapura merupakan negara utama tujuan ekspor dan penyumbang wisatawan terbanyak.

Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri Kepulauan Riau Tjaw Hioeng, Rabu (15/7/2020), mengatakan, Singapura merupakan negara tujuan ekspor Batam dengan nilai terbesar. Selama Januari-Mei 2020, nilai ekspor ke ”Negeri Singa” itu mencapai 1,5 miliar dollar AS atau 40,62 persen dari total ekspor kumulatif.

Editor:
nelitriana
Bagikan