Ekonomi Kreatif
Pandemi, Momentum Dorong Usaha Rintisan Lokal
Industri pariwisata terpukul pandemi Covid-19. Namun, pandemi bisa jadi momentum untuk merevitalisasi industri.
/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F04%2F61a0bc46-cb54-492b-b8c4-12fc3b68dfa6_jpeg.jpg)
Diskusi virtual Global Online Startup Weekend Covid-19 Indonesia dilaksanakan pada Jumat (24/4/2020). Program ini diikuti oleh lebih dari 1.200 peserta di Indonesia yang bergerak di bidang usaha rintisan. Para peserta didorong untuk membuat start up baru yang fokus di enam sektor, yaitu kesehatan, komunitas, populasi rentan, edukasi, hiburan, dan bisnis.
JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah mendorong kemunculan perusahaan rintisan digital lokal yang menjual produk dalam negeri serta dimiliki dan dijalankan warga Indonesia. Keberadaan usaha rintisan digital semacam ini diyakini dapat mempercepat pemulihan industri pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Josua Simanjuntak mengatakan, perusahaan rintisan digital di Indonesia masih lebih banyak yang dikuasai perusahaan asing. Penguasaan asing terutama dari kepemilikan saham, sumber daya manusia, dan produk yang dijual.
Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi di halaman 9 dengan judul "Usaha Rintisan Digital Percepat Pemulihan".
Baca Epaper Kompas