logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊDana Talangan Tak Menjamin...
Iklan

Dana Talangan Tak Menjamin Perbaikan Kinerja BUMN

Ukuran penggunaan dana talangan, yakni perbaikan kinerja BUMN, diperkirakan tidak terjadi seketika. Sebab, pandemi Covid-19 masih jadi faktor eksternal yang berpengaruh.

Oleh
Agnes Theodora/Karina Isna Irawan/Dimas Waraditya Nugraha
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/hWw_YP8gt54cS1tWwMjncx43sMQ=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F06%2F2cc7e022-7391-4a00-a1e1-91e77a97826e_png.jpg
KOMPAS/KARINA ISNA IRAWAN

Utang pemerintah ke BUMN.

JAKARTA, KOMPAS β€” Di tengah kondisi ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, tidak ada jaminan kinerja perusahaan BUMN serta-merta membaik setelah menerima dana talangan. Bisa jadi, dana itu berfungsi menjadi semacam jaring pengaman untuk bertahan.

Lima BUMN yang kinerjanya terkena dampak pandemi Covid-19 mendapat dana talangan Rp 19,65 triliun dari pemerintah. Perusahaan BUMN itu adalah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Perkebunan Nusantara (Persero), PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, dan Perum Perumnas.

Editor:
dewiindriastuti
Bagikan