Iklan
OJK Targetkan Indeks Inklusi Keuangan Capai 75 persen
JAKARTA, KOMPAS - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menargetkan indeks inklusi keuangan tahun ini bisa mencapai 75 persen, meningkat dibandingkan tahun 2016 yang sebesar 67,8 persen. Target ini akan dicapai salah satunya dengan mengandalkan layanan teknologi finansial atau tekfin, yang memiliki kemampuan melakukan penetrasi keuangan di daerah-daerah yang sulit dijangkau kantor-kantor penyedia jasa keuangan.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, hanya dalam dua tahun, jumlah nasabah tekfin mencapai 5,7 juta nasabah. Sebagian nasabah tersebut berada di daerah yang terpencil.