logo Kompas.id
β€Ί
Pendidikan & Kebudayaanβ€ΊMengejar Mimpi ke Perguruan...
Iklan

Mengejar Mimpi ke Perguruan Tinggi

Memilih jurusan dan menjalani ujian agar diterima di kampus idaman menghadirkan lika-liku tersendiri. Ada yang memilih jurusan sesuai keinginan hati, sekadar memenuhi pilihan orangtua, ada juga yang salah pilih.

Oleh
ESTER LINCE NAPITUPULU
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/rCXCht24pbArF6PEY4M48zDAn8Y=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F06%2F3689410e-47ac-4267-8952-280de4c04691_jpg.jpg
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO

Rayhan, calon mahasiswa, mencoba mengakses informasi hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 yang diumumkan melalui situs pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id di rumahnya, di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Senin (14/6/2021). Berdasarkan pengumuman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), sebanyak 184.942 peserta dinyatakan lolos ujian tertulis berbasis komputer (UTBK) SBMPTN 2021 dari 777.858 peserta ujian.

Girang bukan main rasa hati Edis Nabila Ramadhani (17), pelajar SMAN 2 Samarinda, saat mengetahui dirinya lolos Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Senin (14/6/2021). Edis diterima di Program Studi Teknik Informatika Institut Teknologi Kalimantan di Balikpapan, kampus idamannya sejak lama.

Kampus tersebut diproyeksikan sebagai ITS-nya Kalimantan. Pengajarnya rata-rata dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya.

Editor:
Adhitya Ramadhan
Bagikan