logo Kompas.id
β€Ί
Pendidikan & Kebudayaanβ€ΊTantangan Mengembalikan Daya...
Iklan

Tantangan Mengembalikan Daya Tarik Pramuka

Selain berhadapan dengan tantangan akibat pergerakan zaman, Pramuka juga menemui situasi khusus saat ini. Pandemi Covid-19 membuat ide-ide kreatif harus dimunculkan demi mengajarkan gerakan kepanduan.

Oleh
INSAN ALFAJRI
Β· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/oJrttesNIVl2-RcLfVuvbrdXyeM=/1024x683/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F08%2F637ac842-71bf-437b-bf75-77b0a814a329_jpg.jpg
KOMPAS/DOKUMENTASI PRIBADI

Anggota Pramuka SMK Grafika Mardi Yuana, Bogor, Jawa Barat, mengikuti jelajah hutan/gunung di Lereng Gunung Salak, Bogor, tahun 2018.

JAKARTA, KOMPAS β€” Sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah, Gerakan Kepanduan atau Pramuka tidak akan kesulitan untuk mencari anggota. Tantangannya adalah memastikan agar siswa tidak merasa terpaksa saat menjalani aktivitas Pramuka.

Selain berhadapan dengan tantangan akibat pergerakan zaman, Pramuka juga menemui situasi khusus saat ini. Pandemi Covid-19 membuat pembina tidak leluasa melakukan aktivitas luar ruangan. Karena itu, dibutuhkan dedikasi tinggi dan inovasi dari para pembina Pramuka agar nilai kepanduan bisa dipahami siswa.

Editor:
agnesrita
Bagikan