logo Kompas.id
›
Pendidikan & Kebudayaan›"Kebo Ketan" Satukan...
Iklan

"Kebo Ketan" Satukan Kreativitas Rakyat

Oleh
Aloysius Budi Kurniawan
· 1 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/lQLZoCHZtDf-it5nk5oUP38jsaQ=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F11%2F491310_getattachment36bf2e44-6770-4aec-b70c-cb341823db95482813.jpg
KOMPAS/ALOYSIUS BUDI KURNIAWAN

Patung Kebo Ketan siap disembelih dalam seni kejadian berdampak Upacara Kebo Ketan dengan tema "Penawar Racun Devide et Impera" yang digelar di Lapangan Desa Sekar Putih, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Minggu (3/12/2017). Upacara ini digelar menyikapi kerusakan parah kawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Begal, Kabupaten Ngawi. Dengan menghidupkan mitos setempat dan membangun kesadaran bersama pentingnya menjaga kelestarian hutan, diharapkan kerusakan hutan bisa dipulihkan. Upacara Kebo Ketan merupakan sarana untuk mempererat kohesi sosial masyarakat agar upaya-upaya tersebut bisa dikonsolidasikan bersama.

JAKARTA,KOMPAS — Seni kejadian berdampak  Upacara Kebo Ketan kembali digelar di Ngawi, Jawa Timur, 23-24 November 2018 mendatang. Sesuai komitmen awalnya menyelamatkan mata air Sendang Margo, Sendang Ngiyom dan  mengembalikan fungsi hutan di kawasan Alas Begal, Ngawi, Upacara Kebo Ketan juga menjadi wahana serbuk silang kreativitas seni rakyat dari berbagai daerah.

Upacara Kebo Ketan berawal dari keprihatinan Lembaga Swadaya Masyarakat Kraton Ngiyom terhadap kerusakan hutan di kawasan Ngawi yang mengalami penjarahan luar biasa pada 1998. Akibat pembalakan liar,  debit mata air Sendang Margo dan Sendang Ngiyom menyusut  dari kemampuan mengairi lebih 1.000 hektar sawah menjadi tinggal  beberapa hektar saja.

Editor:
Bagikan